Buy files of companies and Support the companies. All content are provided by non-affilated third parties.

Wednesday, 5 June 2013

Peraturan Lempar lembing, Tolak peluru dan Lari estafet ( peraturan lomba atletik )

Assalamualaikum wr. wb. Kali ini saya akan melanjutkan artikel tentang Peraturan Perlombaan Atletik, sebelumnya kita sudah membahas peraturan lompat tinggi dan lompat jauh sekarang kita akan melanjutkan pembahasan tentang peraturan perlombaan atletik yaitu lempar lembing, peraturan tolak peluru, dan lari estafet.

c. Peraturan Lempar Lembing 
 1) Hak melmpar
   - Setia peserta mempunyai hak melempar 3 kali 
   - Melempar harus dengan 1 tangan
 2) Diskualifikasi
   - Lembing tidak dipegang pada pembalutnya
   - peserta dipanggil 2 menit belum melempar
   - menyentuh besi batas lemparan sebelah atas
   - setelah melempar keluar lewat garis sektor lempar
   - lembing jatuh di luar garis sektor lempar
   - ujung lembing tidak membekas pada tanah

d. Peraturan Tolak Peluru
   Peserta tolak peluru dinyatakan gagal dalam melakukan tolakkan apabila :
 - menyentuh balok batas sebelah atas
 - menyentuh tanah di luar lingkaran
 - keluar masuk lingkaran dari muka garis tengah
 - peluru jatuh di luar sektor lingkaran
 - keluar lingkaran tidak berjalan dengan tenang
 - peluru diletakkan di muka dada atau belakang kepala
 - peserta gagal melempar sudah 3 kali lemparan

e. Peraturan Lari estafet
  1) Semua jalur dibatasi garis-garis tiang tebalnya 5 cm sebagai tanda/batas pelari
  2) Nomor 4 x 100 m, 4 x 200 m selain pelari pertama dibolehkan memulai larinya di luar zona tidak lebih dari 10 m
  3) Nomor 4 x 200 m ilarikan dalam lintasan masing-masing kecuali :
    - untuk lari 4 x 200 m pelari ketiga hanya di tikungan pertama saja selebihnya sesudah menggunakan lintasan dalam
    - untuk 4 x 400 m hanya pelari pertama saja yanglari dijalurnya setelah melewati tanda tikungan pertama yang berbendera
    - pergantian tongkat harus dilakukan pada zona yang telah ditentukan dengan atas-batas garis yang jeas
  4) cek mark atau tanda, peserta boleh memasang perekta yang berukuran 5 x 40 cm dengan warna yang menyolok dengan tidak membingungkan pelari 
  5) Tongkat estafet, tongkat harus dibawa selama pelombaan berlangsung, jika jatuh hraus diambil oleh yang menjatuhkan. Dia boleh meninggalkan lintansannya untuk mengambil tongkat dengan tidak mengganggu pelari lain. Tongkat harus diberikan dari tangan dalam zona penggantian tongkat yang dimaksud dengan zona penggantian tongkat adalah pada saat posisi tongkat bukan ditentukan oleh posisi badan
  Dalam pelaksanaan perlombaan atletik diperlukan persiapan dan perencanaan yang matang, sehingga dalam pelaksanaan perlombaan akan berjalan dengan lancar, dan diharapkan kesukitan, hambatan, dan kegagalan dapat ditekan sekecil mungkin. Peraturan pertandingan perlu dijelaskan kepada seluruh personil yang terlibat di dalamnya, misalnya : atlit, official, manager, da kapten dalam suatu organisasi (club). Petugas lapangan dan wasit harus sudah dijelaskan tentang tugas dan tanggung jawabnya di dalam perlombaan. Terutama wasit memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan suatu pertandingan.
  Wasit harus memenuhi syarat dan kriteria sebagai berikut.
- memiliki sertifikat sah melalui penataran wasit
- tegas dalam mengambil keputusan
- adil dalam memutuskan masalah
- tangkas dan cekatan dalam gerak
- cermat dalam menentukan keputusan

Semoga artikel tentang Peraturan Perlombaan Atletik ini bermanfaat bagi siswa-siswi SMA/SMK. 
Bergabunglah dengan kami untuk mngetahui artikel terbaru kami dan menjadi keluarga jaliwir.blogspot.com
Terima kasih telah berkunjung dan membaca artikel-artikel dari blog ini, mohon maaf jika ada kesalahan.